Archive for April, 2009

Wednesday
Apr 22,2009

Oleh: M. Asdi Nurkholis, S.Pd.I.*

Bahasa Arab adalah bahasa kaum muslimin. Hingga akhir zaman nanti bahasa ini akan tetap langgeng sebab al-Qur`an dan hadits Rasulullah shalallahu`alahi wa sallam akan terus ada dan eksis hingga saat itu. Maka sudah menjadi kewajiban kita sebagai kaum muslimin untuk mempelajarinya dan berusaha seoptimal mungkin untuk dapat menguasai kemahiran bahasa ini. Bahkan wajib bagi kita untuk mendalaminya sebagai sarana kita untuk memahami kitabullah dan sunnah Rasulullah shalallahu`alaihi wa sallam.

Berikut kami paparkan kiat sukses dalam mempelajari bahasa Arab, dan tulisan ini kami sadurkan dari beberapa buku adab menuntu ilmu, materi-materi pelatihan pengajaran bahasa Arab untuk orang non Arab, jurnal pembelajaran bahasa Arab dan juga pengalaman pribadi penulis selama proses belajar bahasa Arab.

Penulis melihat kiat sukses ini dari dua sisi, pertama: sisi intern; yaitu dari dalam diri para pembelajar bahasa Arab; yang terdiri dari niat, tekad, senang dan sabar. Kedua: dari sisi ekstern; yaitu dari sisi bahasa Arab itu sendiri; yang terdiri dari bahasa adalah komunikasi, belajarlah bahasa itu dan biasakan belajar terbimbing.

(more…)

Pengantar Ringkas Pelajaran Bahasa Arab

  • Filed under: Materi
Wednesday
Apr 1,2009

Tentang Harfu Hija’iyyah, Kalimah dan Jumlah

(حَـرْفٌ غَيْرُ مَعَانِيٍّ (هِجَائِيٌّ
“Setiap Komponen terkecil yang menyusun sebuah kata”, (huruf hija`iyyah / alpabetik arab).
Contoh: ا – ب – ت … (alif, baa`, taa`, dst).

(كَـلِمَة (عَرَبِيَّة
“Setiap lafazh yang mengandung ma’na/arti tertentu”, (kata).
Contoh:
pena – lelaki – Mekkah قلم – رجل – مكة
duduk – menulis – berkata جلس – كتب – قال
diatas – di – dan على – في – و

جُـمْلَة مُفِيْدَة
“Setiap Susunan kata yang memberikan faedah sempurna”, (kalimat lengkap).
Contoh:
Muhammad (telah) Duduk مُحَمَّدٌ جَلَسَ
(telah) Duduk Muhammad جَلَسَ مُحَمَّدٌ

Pembagian Kalimah ‘Arabiyyah (kata)

  1. Isim artinya: Setiap kata yang menunjukkan penamaan terhadap: manusia(مُحَمَّدٌ), hewan(أَسَدٌ), tumbuhan(زَهْرَةٌ), benda (حَجَرٌ), tempat(مَكَّةُ), waktu(لَيْلٌ), sifat(كَبِيْرٌ), ma’na / abstrak
    (سَعَادَةٌ), yang mana kesemuanya itu tidak terikat oleh waktu tertentu (kata benda dsj).
  2. Fi’il artinya: Setiap kata yang menunjukkan terjadinya sesuatu yang terikat waktu tertentu (kata kerja dsj),
    Contoh:(كَـتَبَ – يَكْـتُبُ – اُكْـتُبْ) .
  3. Harf artinya: Setiap kata yang belum berma’na jelas sehingga ia (dirangkaikan) bersama kata lain (kata depan dsj),
    Contoh:(وَ – بِ – فِيْ – قَدْ – إِلَى – ثُمَّ ) .

Pembagian Jumlah Mufidah (kalimat lengkap)

  1. Jumlah Ismiyyah, artinya: Kalimat Lengkap yang diawali dengan isim.
    Contoh:
    Muhammad (telah) Duduk مُحَمَّدٌ جَلَسَ
  2. Jumlah Fi’liyyah, artinya: Kalimat Lengkap yang diawali dengan fi’il.
    Contoh:
    (telah) Duduk Muhammad جَلَسَ مُحَمَّدٌ