Tentang Harfu Hija’iyyah, Kalimah dan Jumlah

(حَـرْفٌ غَيْرُ مَعَانِيٍّ (هِجَائِيٌّ
“Setiap Komponen terkecil yang menyusun sebuah kata”, (huruf hija`iyyah / alpabetik arab).
Contoh: ا – ب – ت … (alif, baa`, taa`, dst).

(كَـلِمَة (عَرَبِيَّة
“Setiap lafazh yang mengandung ma’na/arti tertentu”, (kata).
Contoh:
pena – lelaki – Mekkah قلم – رجل – مكة
duduk – menulis – berkata جلس – كتب – قال
diatas – di – dan على – في – و

جُـمْلَة مُفِيْدَة
“Setiap Susunan kata yang memberikan faedah sempurna”, (kalimat lengkap).
Contoh:
Muhammad (telah) Duduk مُحَمَّدٌ جَلَسَ
(telah) Duduk Muhammad جَلَسَ مُحَمَّدٌ

Pembagian Kalimah ‘Arabiyyah (kata)

  1. Isim artinya: Setiap kata yang menunjukkan penamaan terhadap: manusia(مُحَمَّدٌ), hewan(أَسَدٌ), tumbuhan(زَهْرَةٌ), benda (حَجَرٌ), tempat(مَكَّةُ), waktu(لَيْلٌ), sifat(كَبِيْرٌ), ma’na / abstrak
    (سَعَادَةٌ), yang mana kesemuanya itu tidak terikat oleh waktu tertentu (kata benda dsj).
  2. Fi’il artinya: Setiap kata yang menunjukkan terjadinya sesuatu yang terikat waktu tertentu (kata kerja dsj),
    Contoh:(كَـتَبَ – يَكْـتُبُ – اُكْـتُبْ) .
  3. Harf artinya: Setiap kata yang belum berma’na jelas sehingga ia (dirangkaikan) bersama kata lain (kata depan dsj),
    Contoh:(وَ – بِ – فِيْ – قَدْ – إِلَى – ثُمَّ ) .

Pembagian Jumlah Mufidah (kalimat lengkap)

  1. Jumlah Ismiyyah, artinya: Kalimat Lengkap yang diawali dengan isim.
    Contoh:
    Muhammad (telah) Duduk مُحَمَّدٌ جَلَسَ
  2. Jumlah Fi’liyyah, artinya: Kalimat Lengkap yang diawali dengan fi’il.
    Contoh:
    (telah) Duduk Muhammad جَلَسَ مُحَمَّدٌ