Seiring dengan meningkatnya minat dan perhatian terhadap bahasa Arab maka disusunlah berbagai macam kitab dan silsilah pengajaran bahasa Arab untuk memenuhi kebutuhan para pelajar bahasa Arab. Meskipun telah terdapat beberapa metode dan kurikulum pembelajaran bahasa Arab, akan tetapi masih dibutuhkan pengembangan metode baru yang akan semakin memperkaya ladang ini.

Silsilah Al-‘Arabiyah Baina Yadaik turut ikut andil dan berkontribusi dalam bidang tersebut. Silsilah Al-‘Arabiyah Baina Yadaik memiliki ciri-ciri umum sebagai berikut:

Pertama, silsilah bertujuan membuat seorang pelajar menguasai kemampuan-kemampuan berikut ini:

  • Kemampuan bahasa
  • Kemampuan komunikasi
  • Kemampuan budaya

Berikut penjelasan singkat tentang ketiga hal tersebut:
Kemampuan bahasa, mencakup:

a. Keahlian berbahasa, yang terdiri dari 4 hal yaitu:

  • Mendengar
  • Berbicara
  • Membaca
  • Menulis

b. Unsur-unsur bahasa, yang terdiri dari tiga hal yaitu:

  • Sistem suara
  • Mufradat
  • Susunan kata bahasa (disertai keterangan tentang kaidah-kaidah Nahwu, Sharaf, dan Imla’ atau penulisan kata).
     

Kemampuan komunikasi
Tujuannnya adalah menuntun para pelajar agar mampu berkomunikasi dengan bahasa Arab dan berinteraksi secara lisan dan tulisan, serta mampu menyusun kalimat dan ungkapan.
Kemampuan budaya.
Para pelajar diperkenalkan dengan berbagai sisi kebudayaan bahasa Arab. Selain itu, ditambahkan pula berbagai bentuk kebudayaan bahasa Arab dan bentuk kebudayaan umum yang tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam.

Kedua, para pengguna Silsilah

Silsilah ini ditujukan untuk para pelajar remaja dan dewasa baik mereka terikat dalam satu lembaga pendidikan atau belajar otodidak, baik melalui program pembelajaran yang intensif ataupun non-intensif.
Selain itu, silsilah ini ditujukan kepada para pelajar yang belum pernah mengenal bahasa Arab. Dengan demikian, buku ini membimbing para pelajar mulai dari nol hingga menguasai bahasa Arab dan mampu berkomunikasi dengan para pengguna bahasa Arab baik secara lisan dan tulisan. Hal ini memungkinkan bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan ke universitas-universitas yang menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa pengantar.

Ketiga, Bahasa yang digunakan oleh Silsilah
Silsilah ini menggunakan bahasa Arab yang fashih (baku), tidak menggunakan bahasa amiyah (pasaran), dan tidak juga menggunakan bahasa perantara sebagai cara yang ideal dalam pengajaran bahasa.

Keempat, Kandungan Silsilah:
Silsilah ini terbagi dalam tiga tingkatan pembelajaran yaitu tingkat dasar, tingkat menengah, dan tingkat lanjut.
Untuk masing-masing tingkatan tersedia satu kitab untuk pelajar dan kitab untuk
guru. Selain itu, tersedia juga kamus yang memuat lebih dari 7000 kosakata pokok. Silsilah ini juga dilengkapi dengan panduan audio.

Kelima, hal-hal yang diperhatikan dalam penyusunan Silsilah
Silsilah ini menggunakan metode pembelajaran yang modern sebagaimana metode pembelajaran ilmu bahasa-bahasa asing (terutama bahasa Inggris dan Prancis) dengan tetap memperhatikan karakteristik khusus bahasa Arab.

Hal-hal yang diperhatikan dalam penyusunan Silsilah adalah sebagai berikut:

  • Keterpaduan antara keahlian berbahasa dan unsur-unsurnya.
  • Memberikan perhatian pada sistem suara dalam bahasa Arab.
  • Memperhatikan proses tadarruj (bertahap) dalam menyampaikan materi pelajaran.
  • Memperhatikan perbedaan-perbedaan individu di antara para pelajar.
  • Menyertakan latihan-latihan yang beragam.
  • Kesesuaian kandungan dengan tingkatan pelajar.
  • Menggunakan sistem unit-pelajaran dalam menyampaikan materi.
  • Menampilkan setiap kosakata dalam susunan yang sempurna.
  • Memperhatikan kemampuan pengucapan pada tingkat lanjut.
  • Menyertakan daftar kosakata dan ungkapan-ungkapan yang terdapat dalam setiap kitab.
  • Menyertakan latihan berkala dalam setiap kitab.
  • Memanfaatkan berbagai pengalaman khusus dalam menyusun materi-materi pelajaran bahasa Arab dan bahasa-bahasa lain.
  • Menampilkan nilai-nilai budaya dengan cara yang menarik.
  • Menggunakan banyak gambar, khususnya dalam buku pertama yang mengandung lebih dari 1000 gambar penjelas.

Perlu diperhatikan di sini bahwa dengan mempelajari kitab Al-‘Arabiyyah Baina Yadaik maka para pelajar akan mampu secara bertahap untuk membaca tulisan Arab tanpa harokat (syakal).

Keenam, waktu standar untuk pengajaran Silsilah:
Waktu standar untuk menyampaikan seluruh pelajaran dalam kitab-kitab Silsilah ini kurang lebih 300 jam pelajaran (satu jam pelajaran sekitar 45 menit). Ini berarti 100 jam pelajaran untuk setiap tingkatan. Jika materi pelajaran Silsilah ini disampaikan dalam program yang tidak intensif, maka dibutuhkan waktu 3 tahun. Jika disampaikan dengan program intensif maka tergantung jumlah jam
pelajaran setiap minggunya.